Friday, May 13, 2016

PROGRAM KERJA MENCAPAI VISI MISI GEREJA



S
etiap Gereja menyusun program kerja yang mengacu terhadap Visi Misi yang telah ditetapkan oleh Pejabat Gerejawi masing masing. Visi Misi tersebut tergantung kepada skala besarnya wilayah pelayanan, lokasi beradanya Gereja dan kemampuan Sumber daya dan Sumber dananya. Ada yang berskala lokal, ada yang national ada pula yang internasional.
Semakin besarnya skala pelayanan semakin besar pula program kerja dan kebutuhan anggarannya. Agar anggaran yang terbatas itu dapat memberikan program yang berkwalitas, maka perlu disusun program kerja yang tajam mengarah, sesuai dengan Visi Misi Gereja.



Ketajaman program kerja akan tercermin dari komposisi atau percentase besarnya anggaran. Komposisi yang ideal adalah apabila besar anggaran untuk progam pokok atau program inti lebih besar dari program pembantu. Persentase program pokok dibanding dengan program pembantu yang ideal  adalah 70 %: 30% atau 60 % : 40 %. Jangan sampai terbalik, justru anggaran untuk program kerja pembantu lebih besar dari program kerja  pokok.

Apa yang disebut dengan program kerja pokok adalah aktivitas untuk mencapai Visi Misi. Sedang program kerja pembantu adalah aktivitas pendukung untuk melaksanakan tugas pokok tersebut. Contohnya antara lain adalah pengadaan sarana prasarana Gereja seperti Gedung modern , peralatan canggih, kendaraan, kegiatan rapat rapat, kegiatan retreat, pelatihan dsb.

Apa yang merupakan program kerja pokok itu adalah apa yang telah ditetapkan dalam Visi setiap Gereja. Sebagai benang merah Visi dari berbagai Gereja dapat disebut beberapa, misalnya :
1. Menjadi mitra Allah mewujudkan Kerajaan Allah dan damai sejahtera di dunia
2.  Menjadi Jemaat yang bertumbuh, terbuka dan membawa perubahan
3. Membawa Syalom Allah bagi karya penyelamatan dunia
4. Menjadi  Gereja yang inklusif , dialogis dan terbuka demi kemuliaan Allah

Dari beberapa Visi Misi tersebut diatas dapat difahami bahwa program kerja Gereja harus keluar  mewujudkan Kerajaan Allah dan damai sejahtera untuk keselamatan dunia, terbuka atas perubahan dan melakukan dialog dengan masyarakat luar. Gereja jangan exclusive, tertutup, sibuk dengan dirinya sendiri, sibuk beribadah, sibuk bertengkar, membuat kelompok kelompok di dalam Jemaat.

Program kerja keluar baik ekumenis dengan Sinode Gereja lain maupun dengan sosial masyarakat luas yang berkeadaban dan turut memelihara lingkungan hidup, ciptaan Allah.

Program kerja lain yang termasuk inti adalah kegiatan meningkatkan spiritual anggota jemaat, keluarga dan melaksanakan kesaksian dan pelayanan didalam masyarakat untuk mewujudkan kasih Kristus sesuai pula dengan perkembangan zaman.
Agar Visi Misi Gereja dapat menjadi acuan bagi Majelis dan seluruh Organisasi, maka Visi Misi tersebut perlu disosialisasikan dan diingatkan terus pada kesempatan kesempatan tertentu. Bahkan perlu ditayangkan pada tayangan multi media, dicetak dengan jelas di Warta Gereja yang terbit setiap minggu.

Jangan hanya menjadi  hiasan dinding Gereja yang dibingkai dalam pigura berwarna emas tapi minim realisasi .
Realisasi Visi Misi tersebut kemudian disusun dalam Program kerja yang akan dilaksanakan oleh Majelis dengan Perangkat Organisasinya.
Untuk member gambaran tentang cakupan Visi Misi Gereja, dibawah ini saya copy dari 4 ORGANISASI :
Visi dan Misi SINODE GKI (Gereja Kristen Indonesia)
Visi
GKI menjadi mitra Allah yang melaksanakan karya keselamatan dengan mewujudkan keadilan dan damai sejahtera di dunia. 
Misi
1.Mengembangkan spiritualitas yang berpusat pada hubungan yang hidup dengan Allah, sesama dan lingkungan hidup.
2.Meningkatkan kerjasama ekumenis dengan Gereja lain dalam hal pemberdayaan.
3.Meningkatkan keterlibatan GKI dalam transformasi sosial kemasyarakatan.
4.Meningkatkan kesadaran umat dan pimpinan gereja untuk mengambil bagian dalam Pengembangan Demokrasi dan Penguatan Masyarakat Berkeadaban.
5.Meningkatkan kesadaran dan partisipasi umat dan pimpinan gereja untuk mengambil bagian dalam pelestarian dan penyelamatan Lingkungan Hidup.
Visi Misi GKI Kwitang 2010-2016 :
Menjadi jemaat multi budaya yang bertumbuh, terbuka dan membawa perubahan sesuai panggilan sebagai mitra Allah.

Misi :
1.Meningkatkan spiritualitas pribadi untuk menumbuhkan karakter dan perilaku seperti Kristus.
2.Meningkatkan kualitas kehidupan keluarga yang berpusat pada Kristus.
3.Meningkatkan kualitas kehidupan berjemaat (Lingk. GKI Kwitang) dan bergereja (GKI Sinode GKI) yang plural dan dinamis sebagai tubuh Kristus.
4.Meningkatkan kualitas sumberdaya dan organisasi untuk peningkatan kehidupan berjemaat.
5.Mengembangkan keteladanan, kepemimpinan dan ketokohan jemaat di masyarakat.
6.Memperjuangkan keterbukaan, kebersamaan dan kemitraan dengan organisasi Kristen dan gereja-gereja lain dalam rangka perwujudan keesaan gereja.
7.Melaksanakan kesaksian dan pelayanan yang bermanfaat dan memberdayakan  masyarakat dalam mewujudkan Kasih Kristus

VISI GMIT (Gereja Masehi Injili Timor) 2010
1.Gereja yang memahami diri sebagai keluarga Allah yang  terikat oleh Kasih Kristus dan secara bersama-sama ikut serta  dalam karya penyelamatan Allah bagi dunia

2.Gereja yang memahami diri sebagai umat keluaran yang diutus ke dalam dunia untuk membawa Syalom Allah di mana semua anggota GMIT berfungsi sebagai surat Kristus  yang hidup untuk membawa kabar baik bagi dunia sesuai dengan teladan Kristus, Sang Diakonos Agung;

3.Gereja yang jemaat-jemaatnya saling membina, membangun dan bertumbuh menuju kedewasaan penuh sesuai dengan kepenuhan Kristus (MS-GMIT, 2010).

Visi pelayan GMIT tersebut dapat dicapai apabila dalam menata pelayanannya sebagai sebuah organisasi gereja, selalu
melakukan pembinaan bagi warga gereja sesuai dengan hakekat, wujud dan pengakuannya baik dalam konteksnya maupun dalam dunia seutuhnya.

Demi pelaksanaan panggilan pelayanannya
terhadap warga gereja, maka GMIT menempatkan sejumlah karyawan atau pendeta sebagai pelayan dalam jemaat.
Bagi GMIT jabatan pendeta adalah wujud pemberian Kristus melalui gereja kepada mereka yang terpilih dari antara anggota sidi untuk menjalankan fungsi khusus dalam memperlengkapi anggota jemaat bagi pelaksanaan amanat kerasulan gereja .

Visi, Misi HKBP( Huria Kristen Batak Protestan)

Visi
HKBP berkembang menjadi gereja yang inklusif, dialogis dan terbuka, serta mampu dan bertenaga mengembangkan kehidupan yang bermutu di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus, bersama-sama dengan semua orang di dalam masyarakat global, terutama masyarakat Kristen, demi kemuliaan Allah Bapa yang mahakuasa.

Misi
HKBP berusaha meningkatkan mutu segenap warga masyarakat, terutama warga HKBP, melalui pelayanan-pelayanan gereja yang bermutu agar mampu malaksanakan amanat Tuhan Yesus dalam segenap perilaku kehidupan pribadi, kehidupan keluarga, maupun kehidupan bersama segenap masyarakat manusia di tingkat lokal dan nasional, di tingkat regional dan global dalam menghadapi
tantangan Abad-21.
Untuk melaksanakan misi menuju visi tersebut di atas, HKBP berpegang teguh pada prinsip di bawah ini:
  1. Melayani, bukan dilayani (Mrk. 10: 45)
  2. Menjadi garam dan terang (Mat. 5: 13-14)
  3. Menegakkan keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan (Mrk. 16: 15; Luk. 4: 18-19)

 











Post a Comment