Monday, April 9, 2018

JOKOWI MOTORIST in PICTURES





 
Image may contain: 4 people, people smiling, outdoor
Public exited to watch Jokowi

Related image
                                    Jokowi in front of Bogor palace, outskirt of Jakarta

Few months previously, Jokowi bought a Royal Enfield Bullet 350 cc motor chopper type from his personal pocket for $ 10.000, a youngster motor local made. No one predicted when or where he would drive that motor. We never expected, Sunday he drove 30 kilometer in Sukabumi, South of West Java to Pelabuhan ratu beach, a tourist destination in the South. Not only to try his new motor bike but work as well to see the rice field irrigation done by local community.

Image may contain: 1 person, outdoor and nature
              Jokowi and workers in the irrigation

He drove along with an entourage, two minsters, General public minister and Transportation minister. We may see no tight security since he was loved by his people, never any attempt to murder him from the other sides, since recently approaching President election, start next 4 months ahead in August 2018. We expect he will elect for he second term 2019  2024. He and the minsters work very hard to run the clean government.

Image may contain: 3 people, motorcycle and outdoor
                 Jokowi and tourage  

Jojowi wear sport shoe, blue jean and jacket. In the front of jacket written small Indonesia map and in the back written big Indonesia big letters. Whole distance the drove half by car from Bogor palace and half by motor bike. He used to drove motor when he was Solo mayor in Central Java 6 years ago.

Image may contain: 1 person, motorcycle and outdoor
Unexpected a person approach Jokowi

Image result for jokowi naik motor

Image result for jokowi naik motor
               Jokowi passed gathered public
Paspampres berlarian mengawal Presiden Joko Widodo yang naik motor chopper di Sukabumi, Minggu (8/4/2018).
                        Jokowi passed a small road


Saturday, March 31, 2018

ROYALTY PENULIS

Image result for buku 9 summer 10 autumn
ROYALTY PENULIS.
Om Pino

#NunggakPajak
Berita mogok penulis terkenal Tere Lyre karena pajak atas royalty buku yang diterbitkan. Dia malas karena royalty tidak seberapa, pajaknya tinggi lagi. Sampai sampai Menteri Keuangan minta agar pak Ken waktu itu, Ditjen Pajak undang Tere Lyre ke Kantor pajak menjelaskan.
Di negara kita penulis itu miskin, hanya mendapat royalty sekitar 5 - 10% dari harga buku. Yang lebih besar itu kan, biaya cetak, kertas, distribusi, stock di toko buku.
Zaman now, banyak penulis yang menerbitkan dan menjual sendiri lewat Media sosial, jadi tidak kena pajak. Jika ada penulis yang mengumumkan bukunya laris manis hingga ribuan exemplar dan dalam 1 tahun bisa mengantongi Rp 1 milyard, maka jika berita ini dibaca petugas pajak, pasti ditagih baik pajak royalty maupun PPhnya. Tentu sebagai Warga Negara yang baik, pasti akan taat pajak karena pajak diperlukan untuk kesejahteraan masyarakat.

GANGGUANG KEPRIBADIAN DI MEDSOS


Copas dari Agoes Ibrahim di Face book tgl 31 Maret 2018
Gangguan Kepribadian
Berkaitan dengan aktifitas di medsos

#ObsessiveCompulsivePersonalityDisorder
Image result for obsessive compulsive disorder senior

Kemarin teman saya mengirim tulisan seorang penulis tenar di medsos yang isinya menyerang semua orang yang tidak sepaham dan mengkritiknya.
Dari pada sibuk menyerang pihak lain, saya rasa sebaiknya dia belajar introspeksi diri, "ada apa dengan diriku...." ?? Apalagi konon semua admin yang mengelola fanpage nya mengundurkan diri.
Saya cukup kagum terhadap ketangguhan mental Denny Siregar atau Ade Armando yang tak pernah kick out orang-orang yang menghujat, memfitnah dan menghina mereka habis-habisan.
Sangat jauh berbeda dengan seleb satu ini. Orang yang hanya memberi like kepada status lawannyapun langsung dia kick out dari fanpage nya.
Bahkan dalam tulisannya yang terakhir, dia menggambarkan para penentangnya sebagai "orang yang haus akan pengakuan diri didunia maya karena di lingkungan nyata hidup kesepian, low financial resource, insecure terhadap pasangan dan keluarga, karir yang mentok dan terlalu banyak angan-angan dan terlalu berharap kepada orang lain..."
Padahal beberapa orang penentangnya yang saya kenal dekat, sangat high financial resource, ada yang bekerja sebagai manager di world class company. Bahkan beberapa diantaranya lulusan universitas bergengsi di luar negeri. Punya keluarga yang sangat harmonis...
Serangan terakhir yang ditulisnya juga menggambarkan orang-orang yang tak sepaham dengannya itu mengalami masalah gangguan kepribadian seperti OCPD, LFT dan Munchausen Syndrome...
Saya tak ingin mengupasnya secara mendetail karena nanti bisa "sambung menyambung menjadi satu, itulah Indonesia..."😂😁.. haha..koq kebablasan menjadi lagu...
(Gosah serius-serius amat ya karena si amat tak pernah serius..😆).
Saya hanya ingin mengupas masalah gangguan kepribadian di atas secara singkat berkaitan dengan aktifitas di dunia medsos.
1. OCPD (Obsessive Compulsive Personality Disorder).
Orang dengan OCPD adalah orang yang perfeksionis. Oleh karena itu ia sangat keras kepala dan kaku. Dia tidak suka dan tidak mau menghadapi orang-orang yang mempertanyakan dirinya, atau mempertanyakan obsesi, maksud, tindakan, perilaku dan keyakinan dia.
Ia menganggap dirinya selalu pihak yang benar. Obsesinya pasti benar.....
Siapa pun yang dianggapnya menentang dirinya dan tidak mau menuruti obsesinya dipandang tidak kooperatif dan dianggap melawannya . Jadi dia bisa sesuka hati meng kick out orang yang dirasa membuat dirinya "risih" dari kelompoknya..
Sifat keras kepala ini sering membuat lingkungannya bahkan teman-teman dekat dan keluarga menjadi kurang suka berinteraksi dengannya. Seorang dengan OCPD tidak dapat menerima pertanyaan atau saran, walaupun dari orang yang dipercayainya.
2. Munchausen Syndrome
Nama sindrom Munchausen berasal dari Baron von Munchausen (Karl Friedrich Hieronymus Freiherr von Munchausen, 1720-1797), tentara Rusia kelahiran Jerman pada perang Rusia vs Turki tahun 1735-1739 yang menceritakan banyak petualangan fantastisnya, yang kemudian oleh Rudolf Raspe dipublikasikan dalam “The Surprising Adventure of Baron Munchausen” . Begitu piawainya, sehingga banyak orang terkecoh, mengira kisah itu benar-benar terjadi.
Buku-buku Munchausen laku keras, hingga cetak ulang beberapa kali, sampai akhirnya terbongkar bahwa kisah-kisah heroik itu hanya fiksi alias bualan semata. Munchausen kemudian dijadikan nama syndrom gangguan psikologis. Pengidap sindrom Munchausen senang berfantasi dan melakukan kebohongan.
3. LFT (Low Frustration Tolerance)
Bagi orang yang suka menulis dan posting di medsos, sering kali merasa bahwa postingnya sangat sempurna. Seperti umumnya posting di internet yang selalu mendapatkan tanggapan dan komentar, maka penulisnya hampir setiap waktu mengecek masuknya komentar yang baru diberikan pembacanya. Jika ia mendapat komentar-komentar yang bernada kritikan, maka dengan cepat ia akan meluncurkan jawaban yang akan mematahkan tanggapan itu atau segera meng kick out pengkritiknya. Jika tidak ada yang memberikan komentar, dia akan mengirimkan komentarnya sendiri , mungkin dengan akun lain / menyamar, untuk meramaikan tulisannya. Di dunia nyata gangguan ini disebut Low Frustration Tolerance (LFT). Jadi bagi orang dengan LFT, bila menerima kritikan yang bagi orang lain dianggap biasa saja, bagi dia seolah-olah sudah merupakan penghinaan yang amat sangat, pelecehan yang luar biasa menyakitkan hatinya. Ia terlalu sensitif dengan kritikan....
Dari ulasan singkat di atas, kita sebenarnya bisa tahu, pribadi siapa yang sesungguhnya mengalami gangguan kepribadian, si seleb medsos atau para penentangnya ?
Cak Lontong bilang : Mikirr...

DIALOG PARA NITIZEN

Image result for istana presiden jakarta

Copas dari Face book Budhius Ma'ruff, tgl. 31 Maret 2018
Netizen kondang di jagad medsos kini ramai menggunjingkan soal kekisruhan yg terjadi di sebuah FB grup, antara seseorang yg ngakunya juga netizen, dgn puluhan members FB grup tsb.
Kikisruhan tsb membuat pro kontra yg mengeras. Dan sialnya, hal itu dibiarkan bgtu saja oleh sosok yg mengaku netizen tsb, bahkan dia malah sibuk bermain " playing victim", untuk menutup banyak kebusukan yg dialamatkan ke dirinya..
Suatu sore, di paviliun samping teras Istana Negara, sejumlah netizen kondang sambil menunggu kendaraan jemputannya, terlihat sedang tertawa terkekeh kekeh bersama saat ngeriung membahas kehebohan dan kisruh yg trjadi di FB grup dangdutbrrooot tsb.. Para netizen tsb, memang rutin dipanggil ke Istana, sekedar untuk diajak makan siang oleh Presiden. Kedekatan Presiden dgn mereka bukan rahasia umum lagi. Presiden bangga punya loyalis2 tulus seperti mereka, yg aktif menulis pencapaian2 kerja pemerintahan secara obyektif, kritis dan konstruktif, tanpa pernah sedikitpun berharap balas jasa dari Presiden dalam bentuk apapun. Artinya, integritas dan kredibilitas para netizen tsb, sudah ditelisik secara mendalam oleh lingkungan Istana, sbg sosok yg bermoral bersih, selaras kata dan perbuatan, dan tdk ada rekam jejak skandal dlm bisnis dan skandal yg terkait mata keranjang dgn perempuan2..
Berikut cuplikan ngerumpinya para netizen yg diakui integritasnya oleh Presiden tsb.. :
Kang Haji: " Bro.. Pakde tadi itu kok beberapa kali bilang bhw beliau tidak suka dgn penulis2 di medsos yang selalu pamer dirinya hebat dan ahli dlm banyak hal bgtu yaaa.. Padahal kita2 ini kan netizen pilihan yg udh ke uji integritas kita.. Nah abdi teh, kalo nulis gak pernah tuh mengambil posisi sbg manusia paling bijak gt kan..?"
Ada Armandaga: " Iyaa yaa.. Pakde tumben byk bicara soal itu tadi.. Saya aja td jg terpaksa nahan untuk gak ngakak dihadapan Presiden, ketika belio nyaranin gak usah umbar2 kesombongan sbg sesama anak bangsa.. Kalo gak bisa membuktikan diri hebat dan bersih di dunia nyata, gak usah selalu menulis menjadi manusia sok bijak ke khalyak dumay.. Saya kok jd ngerasa itu blio tujukan ke oknum si bb itu kali ya? Yg lg berantem dgn membersnya itu?"
Tanggapan Ade Armandaga ini disampaikannya sambil nyengir ngeledek ke arah si ucok yg duduk disebelahnya..
Sambil ngakak si ucok bilang, :
Desi Siragura:"Ah.. Abang ini meliriknya ke awak pula rupanya.. Bukan awak itu bang yg dimaksudkan pakde.. Awak menduga itu ke si oknum 3 jam itu kek nyaa.." balas si ucok Desi terpingkal pingkal. Nampak potongan2 tahu isi muncrat dari mulut si ucok saking gelinya..
" Geeeeerr... Hahahahahahahahaha....." semuanya terpingkal pingkal dgn celutukan si ucok soal 3 jam itu.. Suasana mereka yg agak ramai tsb, membuat sejumlah petugas Paspamres yg berdiri gak jauh dari mereka jg trrlihat senyum2 sambil geleng2 kepala...
Sambil meluruskan kaca matanya yg miring krn terttawa lebar, Prof Simanto berujar:
Prof Simanto Qurtubuku: " Si oknum itu kedok nya kebongkar juga yaa.. Dia terlalu memaksakan diri sih.. Copas sana copas sini, lalu diracik halus menjadi sebuah untaian cerita pendek atau fragmen, seolah olah dia mngalami sendiri karangan abal2 yg dia tulis itu.. Akhirnya dia kejebak dgn opininya sendiri dan itu memang memalukan sih ..."
Brigaljo Simacan:
" Ahaaay... kawan itu rupanya ngebet banget untuk diakui pakde sbg satu tim dgn kita yaa.. Pura2 nyanjung prestasi pakde, tp yg ditonjolkan adl kepintaran dirinya dlm hal pembiayaan pembangunan.. Menonjolkan dirinya seakan akan dia pakar keuangan hebat dgn jaringan bisnis hebat di dunia internasional..padahal setauku dari kawan2 di medsos, sehari hari nya hidup doi kw8, jauh dari gaya hidup orang sukses yg secured hidupnyaa.."
" Bokisnya kegedean yaa tuh orang.." sahut Ade Armandaga berpangku tangan menyeringai sambil menggoyang2 kaki kanannya.
Alof yg paling muda diantara mereka, ikut menimpali, :
Alofurrahman Siwol:
" Saya gak nyangka lho, dia menyalah gunakan kepercayaan members di FB grup tertutupnya itu, u dikibul2in spt itu. Dia gak hanya pamer diri lho sbg ahli keuangan internasional agar dilirik pakde, tapi jg memaksa kan membersnya u ikut bisnis yg dia tawarkan. Bagi yg menolak dan mengkritisi ketidakwajaran rencana bisnisnya itu adl rawan Fraud atau malpraktek dlm bisnis, buru2 dia kick sbg members di grup FB nya dia, dan diblokir akunnyaa. Saya aja yg jelas2 resmi adl owner situs Siwol dgn jutaan pembaca setia setiap hari, gak kepikiran u memaksa pembaca saya dlm berbisnis apapun. Laah dia cuma nebeng di medianya Mark Zuckerberg gt aja, kok bgtu diktatornya melebihi dari yg punya.. Sebuah kesombongan yg tdk pantas untuk dipamerkan, apalagi ditiru. Dan ironisnya msh banyak kalangan terpelajar di dlm FB grup pesakitan dia itu, hingga kini tak bisa lepas dari pengaruh "hypnowriting" nya dia." Alof begitu berapi api menyampaikan pendapatnya.
"Makanya awak bikin status kmrn itu di wall pribadi awak, bukan di Fanpage... untuk nyindir oknum itu..Awak bilang kan, awak ndak mau lah bikin2 FB grup kyk oknum itu.. Takut rusak integritas awak..takut pula nama grupnya berubah nama nanti menjadi Berantem Dengan Desi..."
"Ggeeerr.. Bwahahaahahaahaha.." kembali pecah tawa derai mereka..
" Lae ku ini lucu kalipun hari ini.. Berantemnya bisa 3 jam gak nih..?" tukas Brijaldo Simacan tertawa lebar sambil memegang perut saking menahan gelinya...
Setelah gelak tawa mereka reda, kini giliran Eki Kuntucky angkat bicara..
" Saya sejak lama udh menyimak tulisan2 aneh dan alay oknum itu dari SS sejumlah teman yg ada di grup dia itu. Mereka minta pendapat saya soal kebenaran kepakaran oknum itu dlm bid makro ekonomi dan bisnis keuangan. Saya jwb, disimak aja terus.. Gak lama lagi siapa dia sesungguhnya akan keungkap dgn sendirinya kok... Benar kan? Akhirnya belang2 kenaifan dia mulai terbongkarkan skrg? "
" Iyaa yaa.. Sepandai2nya tupai melompat sesekali jatoh juga akhirnya.." kata Kang Haji membenarkan kesimpulan sahabatnya Eki tadi..
" Dan lagian gaya dia mengadopsi banyak sumber dalam tulisannya tanpa dia sebutkan sumbernya drmana, itu jelas sikap tidak beretika.. Aya2 wae tuh orang.. Masa sih dia menggurui ekonom2 berkaliber dunia spt Doktor SMI dan Kepala Bappenas, Prof Doktor Bambang..? Tamat dari perguruan tinggi manapun dia gak jelas kan.. Laah, aneh aja jk dia merasa lbh mumpuni dari teknokrat2 yg dipilih secara ketat o pakde.. " tambah Eki Kuntucky memperjelas pandangannya..
" Watak orang tanpa malu spt itu menurut saya sudah bisa dinilai sbg orang yg dikendalikan oleh superegonya. Dia terlalu pandai bersilat lidah ditengah kerumunan orang2 yg terkunci nalar akademisnya.." kata Prof Simanto mengakhiri ngerumpian para netizen kondang tsb. Mereka kemudian berdiri dari bangkunya, dan berjalan bergegas ke arah sebuah mobil Toyota Velfire warna putih serie terbaru bertuliskan Siwol.com pada bagian tengah badan kanan mobil..
Disaat yg sama di tempat terpisah...
" Yooooop... Gadung abis.. Gadung abiis.." teriak kondektur Metromini jurusan Senen PuloGadung yg bergelantungan di pintu belakang..
Sejumlah penumpang yg tersisa bergegas turun...
Namun seorang pria tua nampak masih duduk tertidur di pojok bangku paling belakang. Terlihat dahinya penuh keringat, dan kaos kerah lusuh yg membungkus badan bagian atasnya jg terlihat lepek krn keringat..
Sang kondektur lalu datang menghampiri untuk membangunkannya.. Sambil menepuk nepuk bahunya, kondektur itu berkata:
" Pak tua... Sudahilah mimpimu.. Bangun... Bangun.. Udh sampai Gadung ini.." teriak kondektur itu setengah berteriak.
Pak Tua terbangun seketika. Matanya melotot dan menghardik kondektur yg membangunkan mimpinya td sambil berdiri:
" Apa kau bilang, saya gadungan? Waah kurang ajar sekali kau.. Saya ini bukan gadungan.. Saya ini pengusaha besar, saya ini pengusaha tulen, kau fitnah pula saya sbg pengusaha gadungan yaa..? Mana Istana Negara.. Dmn Istana.. ? Saya tadi lg ramai diperbincangkan banyak orang di dekat Istana.." ujar Pak Tua setengah teriak juga sambil kepalanya menoleh kekiri dan kekanan tampak linglung keheranan..
"Waah.. Pak Tua, kau ini tampaknya ngigo di siang hari bolong. Aku ndak bilang kau gadungan atau pengusaha gadungan tadii. Aku tadi bilang bis nya udah sampai di Gadung, Pulo Gadung.. Artinya kau sdh sampai dan bangunlah kau dari mimpi buruk kau itu. Turunlah kau, daripada kau ku sepak pula nanti dari bis ini... Sudah pula kau ngigo gak karuann...eeeh pakek fitnah aku pula kau. Bengak kalipun kau... Cepaat turun kataku..!!! bentak kondektur yg mulai naik pitam atas ulah Pak Tua yg sdg linglung itu ..
Gak lama kemudian, Pak Tua perlahan bergerak ke arah pintu dgn raut muka ketakutan,, krn sang kondektur yg marah tsb...
Dengan sekali lompatan kaki kirinya, Pak Tua selamat sampai di Pulo Gadungg..
Pulo Gadung, habitat asli si PakTua yg malang

Thursday, February 8, 2018

BISNIS WISATA

Related image

"Tidak bosan ke Bali, ke Yogja ?", kata saya ke seorang teman Direktur mal yg bawa anaknya setiap libur dan mengajak kami.
"Selalu ada wahana permainan baru yg anak2 suka", jawabnya.
Libur terakhir dia bawa anaknya ke Malang, yg sekarang tempat wisata favorit di Jatim. Dia posting beragam foto di instagramnya.
Image result for wisata alam jogja

Dia juga membawa rombongan pegawainya dr Jakarta ke Bali dan ke kampung Ahok dan terakhir ke danau toba. Pegawainya menjadi termotivasi kerja.
Di beberapa tempat belakangan ini muncul fenomena baru, mengelola bisnis wisata alam seperti naik sepeda diatas tali, pondok kecil diatas pohon, penyewaann mobil mobilan menerobos tantangan alam, rafting dll. Itu ada yg dikelola secara swadaya masyarakat dng baik.
Ini merupakan bisnis yg sedang in. Lihat saja foto foto bertebaran di instagram dan fb sehingga menjadi iklan promosi gratis menarik wisata lokal untuk datang

Image result for wisata alam jogja