Wednesday, February 8, 2017

BUKU BIOGRAPHY BANKIR RAKYAT







KOMENTAR PEMBACA

1. Enny White, Queensland, Australia
Satu Biography yg perlu di baca . Banyak sekali pengalaman dan prestasi yang bisa ditiru.
Well written and congratulations, Ma Woke

2. Rahman S, Bandung

Awesome. Saya tenggelam membacanya hingga larut, jam 02.00 pagi. Salut.

3. Rina Barus SH.MKn,  Medan 
Karakter  cerdas, berani mengambil keputusan berisiko, sekaligus menerima konsekwensinya, merupakan ciri khas seorang pemimpin.
Memutuskan mundur sebagai manager pabrik karet dan berjuang hingga duduk sebagai Kepala Cabang Bank BUMN.
Pensiun dini dan memulai usaha rental Alat berat di pelabuhan Tanjung Priok.

4. Demak Sitompul, Surabaya
Seorang Bankir yang smart, multi talent, low profile, wise.
Cinta keluarga, peduli akan sesama, tidak pelit membagikan ilmu kepada siapa saja, banyak idea dan inisiatif.
Memotivasi anak muda untuk mengikuti..

5. Nia Erni Miha Balo, Tangerang
Beta tidak berbicara tentang Bankir, tapi lebih kepada pribadi yang bersosial tinggi, tak segan membagi ilmu, selalu ramah, mengayomi, mengasihi keluarga.

6.Bikson Pasaribu, Duri, Riau
Luar biasa.Pak Situmeang yang multi talenta dengan prestasi, serta bisa dijadikan contoh.



Dari judul buku ini sepertinya hanya berbicara seputar kehidupan seorang mantan Bankir, tidak juga sih.
Buku ini mengisahkan pentingnya pendidikan, training, seminar di dalam maupun di luar negeri untuk menunjang karier maupun profesi. Lulus dari Perguruan Tinggi Negeri di pulau Jawa menjadi factor penting dalam kariernya kemudian.

Selama kariernya selama 21 thn sebagai Bankir, tidak saja mengelola Bank tetapi juga menjadi Project manager ribuan IT di Bank di level pedesaan, yang menyumbangkan keuntungan sangat besar kepada perusahaan karena dengan IT, biaya operasinya sangat efisien.

Keberaniannya meninggalkan comfort zone diusia 26 tahun dengan gaji tinggi di usaha industri karet dikota kecil dipelosok Sumatera, merupakan tindakan nekad, untuk beralih memasuki industri perbankan di Ibukota, bukan merupakan keputusan yang salah karena akhirnya bisa menjadi Pimpinan cabang Bank plat merah. Kemudian sebagao executive Bank di echelon dua dengan dasi diruangan ber AC dari pagi hingga petang tidak menyurutkan niatnya meninggalkan kedua kali comfort zone, membuka usaha sendiri rental alat berat di pelabuhan dengan pinjaman leasing US $ 1.000.000. Mendapat pinjaman tanpa agunan.

Ketika badai krisis moneter medio 1997 usahanya jatuh tapi tidak hancur, malah bisa memenangkan perkara perdata melawan pengusaha besar, tanpa pengacara. Terdakwa harus membayar tanpa harus bekerja sebesar 12 bulan sewa x Rp 100 juta.

Disamping itu Investasi dibidang property di Jabotabek, Puncak dan Surabaya dimulai dari rumah kecil hingga rumah relatif besar di lokasi strategis untuk bisnis di Jakarta Utara.

Dalam profesinya sebagai Bankir terbukalah kesempatan training, seminar, kursus di Asia dan Amerika sehingga membuka kesempatan mengirim 2 anaknya study di USA sejak tingkat High School hingga kuliah. Sambil dinas terbuka pula kesempatan wisata bersama keluarga ke berbagai Negara, terutama ke Negara Negara bagian di USA.

Setelah memasuki purna bhakti mengabdi kepada bangsa dan negara, waktunya dibagi untuk pelayanan sosial melayani ummat tanpa pamrih baik sebagai anggota Majelis maupun sebagai Ketua Badan Pengawasa Keuangan selama 7 tahun.




Pada bagian akhir dikisahkan juga mengenai kebudayaan dan family tree keluarga Situmeang dari nenek moyang hingga ke generasi ke 15 dengan gambar grafis, nama nama nenek moyang satu persatu. Juga dikisahkan ritual perkawinan anak secara adat Batak.

Bagi yang berminat dapat memesannya.





Harga buku    : Rp 50.000 + ongkos kirim
Pesan melalui : WA 087876768165,
                          Inbox Face Boook Pinondang Situmeang
                          Tweetter @PARIBANMU
Rekening       : BCA Klp Gading, Jakarta Utara 065230913 a/n Peggy Situmeang
Post a Comment